Jurnal Fajar Nusantara berkomitmen terhadap integritas akademik dan orisinalitas karya ilmiah. Setiap naskah yang dikirimkan akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme sebelum masuk tahap peninjauan oleh mitra bestari.

Prosedur Pemeriksaan:

  1. Alat Deteksi: Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme seperti Turnitin, iThenticate, atau perangkat lain yang setara.

  2. Batas Toleransi:

    • Tingkat kemiripan total maksimum yang diperbolehkan adalah 20%.

    • Kemiripan pada satu sumber tidak boleh melebihi 3% (kecuali kutipan langsung yang disertai referensi).

    • Daftar pustaka tidak dihitung sebagai kemiripan.

  3. Tindakan atas Pelanggaran:

    • Jika tingkat plagiarisme melebihi batas, naskah akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi atau langsung ditolak, tergantung tingkat keparahannya.

    • Jika ditemukan plagiarisme berat (misalnya menyalin tanpa atribusi dari karya lain), penulis akan diblacklist dan tidak diperkenankan mengirimkan naskah lagi ke jurnal ini.

  4. Self-Plagiarism: Penulis tidak diperbolehkan menggunakan kembali bagian substansial dari karya mereka sebelumnya tanpa referensi atau izin editor.

Catatan:

Pemeriksaan plagiarisme dilakukan pada dua tahap:

  • Tahap awal (pra-review)

  • Tahap akhir (pra-publikasi)

Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas ilmiah dan mendorong budaya riset yang jujur dan bertanggung jawab.